Kata si Bijak

"just be yourself and be confidence, you'll find the answer sooner or later" [6 Februari 2008]
"love is when you give your heart and thee still have your heart even if you have to let thee go" [12 Februari 2008]

Explicitly Me

Foto saya
Jakarta, Indonesia
height: 168 cm|| weight: 70 kg|| skin color: brown|| eyes color: black|| hair style: curly|| hobby: singing|| sports: basketball, cycling|| fav.food: sup kambing|| fav.drink: sarsi

Jumat, 19 September 2008

Aku Butuh Dia

Hari ini begitu berat untuk ku
Semua yang pernah aku lakukan,
kini menimpaku
Kesalahan yang aku perbuat,
kini mengganjalku
Belum pernah aku merasa seberat ini
Belum pernah aku merasa putus asa,
dan tidak tau harus bagaimana

Apa aku harus pergi dan tak kembali?
Apa aku harus meninggalkan semua yang kusayangi

Aku butuh pelukan,
Aku butuh bahu,
Yang tersayang pun tidak ada di sisiku
Karena ada jarak yang membuatnya,
tidak bisa bersama ku saat ini

Karena hidup adalah pilihan
Tuhan yang menentukan,
Aku yang mengambil jalurnya
Dia yang mengambil pilihannya

Aku butuh dia,
Aku butuh pelukannya,
Aku butuh kasih sayangnya
Aku butuh bahunya

Aku ingin menangis dalam pelukannya
Membuatnya merasakan betapa pedihnya apa yang kualami sekarang

Aku hanya bisa terdiam tak bersuara,
Tak tahu apa yang bisa kuperbuat
Tak ada sedikitpun ide di kepalaku

Hampa,
Kini aku tahu rasanya jika hampa
Kosong,
Tidak ada pikiran tapi begitu berat, jauh di dalam

Aku butuh dia,
Aku benar-benar butuh dia

Doa-ku Pada-Mu

Dulu aku berdoa pada-Mu,
Ampunilah semua dosa-dosa ku
Ampunilah dosa kedua orang tuaku
Ampunilah semua dosa adik kakak ku
Berilah aku dan mereka rizki-Mu
Berilah aku dan mereka kekuatan-Mu
Ketabahan-Mu dalam menghadapi cobaan-Mu
Luruskan lah jalan kami menuju jalan-Mu

Kemarin aku berdoa pada-Mu,
Berikanlah yang terbaik untuk keluargaku
Cabutlah nyawaku
Karena aku sudah tidak pantas berada di antara keluargaku
Tidak layak menjadi panutan adik-adik ku
Tidak lagi pantas menjadi anak yang dibanggakan
Cabutlah nyawaku dengan cara-Mu
Atau aku sendiri dengan caraku

Kini aku berdoa pada-Mu,
Maafkanlah dosa-dosaku
Berikanlah aku kekuatan untuk menjalani azabmu
Aku malu padamu, bahkan aku tidak mau mengakui kesalahanku pada-Mu
Maafkanlah aku
Aku akan ikhlas, jika ini jalan yang Engkau inginkan

Senin, 08 September 2008

Pria Yang Pernah Kupuja

Bintangku redup,,,
bahkan padam diseluruh bagiannya
duniaku gelap gulita
separuh jiwaku mati tak bernyawa

Kenyataan ini sungguh tak kuharap
sungguh sulit kuterima
kasihku tak bisa melindunginya
kasihku tak mampu membuatnya percaya
kasihku tak kuasa mengingatkannya pada keberadaanku

Hancur seluruh mimpiku bersamanya
berkeping segala harapku padanya
terkoyak segenap nyawaku karnanya
sebuah ironi menjelang hari pentingku
hadiah terberat seumur hidupku

Seluruh tanyaku terjawab tuntas
melebihi dari apa yang ku minta
terlampau dalam melukai hati
terlalu kuat menghancurkan relung jiwa

Ku tak dapat menolong
pria yang paling kucinta
diseluruh jagat raya
tak dapat pula ku menolong diriku
dari kejatuhan yang teramat dalam ini

Allahu Robbi,,,
berikanlah dirinya petunjukMU
yakinkanlah dia kembali mengambil jalanMU
bangkitkan dirinya dari keterpurukan
berikanlah ia kekuatan menata hidup lebih baik

Allahu Robbi,,,
jadikanlah ia orang yang sempurna dihari depan kelak
agar segala harapan dapat dicapainya
jadikan ia,,,
pendamping yang dapat disandarkan
pendamping yang penyayang
pendamping yang setia

Allahu Robbi,,,
jadikanlah ia imam terbaik
petarung hidup yang hebat
yang pernah kupinta untuk kumiliki,,,

Katakan padanya ia tak akan pernah sendiri
doaku tak kan putus untuknya
pria yang pernah ku puja,,,


-NeTTa-

Kesetiaan Terbesar

Aku telah temukan kesetiaan terbesar dalam hidupku
Di saat aku harus kehilangan dirinya

Kini aku merasa
Pantaskah aku tuk disayanginya?
Pantaskah aku tuk dicintainya?

Padahal aku justru melukainya
Kesetiaan terbesar dalam hidupku

Adakah Canda?

Kini tidak ada senyuman di rumahku
Yang ada hanya keheningan
Atau malam yang datang terus menerus
sepanjang hari

Rumahku yang biasanya di ramaikan oleh senda gurau
Kini terdiam risau memikirkan
"Salah satu penghuniku adalah orang biadab", kata sang rumah
Tidak akan ada lagi canda tawa selama ia ada disini

Apakah yang dimaksudnya adalah aku?

Sudah beberapa hari sejak air mataku mengering
Sedih kini hanya bisa diteriakan lewat kesunyian
Tangis hanya bisa dimuntahkan melalui kehampaan

Aku tau ini salah siapa
Ini salahku
Tapi apa yang harus kulakukan?
Menceritakan semuanya dan memupuskan semua harapan
harapan besar orang tuaku
mimpi-mimpi adik-adik ku

Aku lebih baik mati tercabik-cabik
ketimbang harus menyakiti keluargaku

Tapi itu bukan cara terbaik
Ya Allah, jika emosiku masih melanda
Yang aku lontarkan hanyalah sakit hati
dan penghinaan

Aku tidak bisa menunggu,
semakin lama akan semakin berat
Bebanku akan semakin besar

Kini hanya ada aku dan sebuah silet
Berbaring dalam kamar kediaman sakral ku

Ya Allah, semua ini emosiku
Redakan lah emosiku
Agar aku bisa berpikir jernih,
tanpa harus menyakiti perasaan orang lain
tanpa harus mengambil jalan yang Engkau benci

Ya Allah, jika ini adalah Azab-Mu
Maka biarkanlah hamba menjalaninya dengan ikhlas
Agar semua senyuman bisa kembali lagi
Agar semua canda tawa mengisi rumahku

Selasa, 02 September 2008

SORRY

I'm really sorry,
coz I didn't know how to reach u in a good way
All I want a do is just to be your friend,
but u seams never let it be happen...

I'm Sorry for unknowing your situation,
and 4 unpleasant thought that I gave...
u don't have to forgive me


Pilus

Sapu Tangan

Apalah Aku?

Aku hanyalah sapu tangan
Yang membersihkan debu-debuh diwajahmu
Yang mengeringkan keringatmu

Yang menghapus tetesan air mata

Dari matamu yang engkau gunakan,
tuk melihat pesona lawan jenis mu
Sedangkan engkau melihat ku,
ketika engkau butuhkan

Yang engkau buang begitu saja,
ketika sudah tak berguna

Karena aku hanyalah sehelai sapu tangan

Senin, 04 Agustus 2008

Jiwaku.. Sayangku..

Debur ombak mengempaskan tubuh kita ...
kita tertawa lepas ..
kulihat jelas cahaya bahagia di matamu ..
Peluk erat tubuh kita seolah tak kan terpisah ..

masih dapat kurasa ..
hangat bibirmu,
aroma tubuhmu ..
kasih sayangmu ...

Rindu aku akan semua itu ..
kasih sayang yang tak pernah aku rasakan
sebenar- benarnya tulus..
dapat kurasa..

mungkin, jika saat nya nanti .
Jika ku kan menetap dalam satu mahligai ..
dapatkah ku setia
untuk dapat menghilangkan mu dalam ingatan ..

Tuhan apakah ini berlebihan ..
jika ku berharap bisa melihat sinar matamu ..
lembut senyummu ..
hangat dekapmu ..
suaramu memanggilku
lagi..

sayang .... kau begitu mengambil jiwaku ...


Dian
vinny.olive3@...

Jumat, 01 Agustus 2008

Dahulu Kala

Dahulu kala,
Dia pernah sangat kupuja
Dia pernah kupertahankan
Hingga habis percayaku
Saat dia datang kembali
Tak dapat kusembunyikan
Ada sedikit getar yang tersisa,,,
Namun,
Wadah itu sudah terlanjur pecah berkeping
Tak kuasa ku menyusunnya kembali

Disuatu masa,
Dialah tempatku bersandar
Dialah orang yang paling kupercaya
Tanpa keluh dia balut lukaku
Tanpa ragu dia obati sakitku
Dengan membuatku terus percaya
Semua yang terbaik telah kupunya
Tak dapat kupungkiri
Dia memikatku dengan keikhlasannya,
Kesabarannya, kesederhanaannya,,,
Namun,
Rasa ini tak benar adanya
Sungguh tak pada tempatnya

Kemarin,,,
Hari ini,,,
Esok,,
Mungkin seterusnya,,,
Dialah pemilik tahta terbesar direlung hati
Dialah yang merajai
Seluruh istana penopang jiwa
Tak dapat kupungkiri
Bergantungku sangat padanya
Kuat cinta yang tak pernah kurasakan sebelumnya
Namun,
Jalan ini sungguh terjal
Tak habis coba menguji rasa
Berkali jatuh terluka
Kadang terseok tuk bangkit kembali cinta

Tak pernah kusangka
Sulitku dapatkan kasih sejatiku
Kuserahkan jiwa raga ini padaNYA
Untuk sang Khalik
Mengantarku pada pilihanNYA

Kan kulanjutkan perjalananku menyayang
Memelihara yang kukasihi
Menjaga yang kudamba
Merangkul yang kurindu
Mambahagiakan yang kucinta

Hingga saat jalanku
Benar ditentukan olehNYA
Hingga kasih sejati itu
Benar membawaku kemasa abadi
Dimana cinta tak kan habis memanja nyawa,,,


- NeTTa -

Kamis, 31 Juli 2008

Jalan ini sulit,,,

Rintangan tak henti menguji
Cobaan disana meremukkan hati
Keraguan yang tiada henti
Dusta yang menghiasi
Hingga hati yang terbagi

Tak pernah benar terjawab
Mana yang harus kuikuti
Pikiranku, ataukah hatiku?

Suatu saat
Sinar itu pernah sangat redup
Entah kekuatan apa dalam diri
Yang memungkinkan yakin ini tetap ada

Cinta,
Tak akan pernah sangat bermakna
Tanpa pengorbanan,,,
Namun,
Adakah yang bisa mengukur
Sebesar apa pengorbanan yang yarus disembahkan
Untuk mendapatkan, juga mempertahankan
Cinta yang kita yakini?

Jika ada,,,
Tak terlihatkah pengorbanan itu?
Cukupkah? Atau,,,
Mungkinkah terlampau besar?

Hal ini pun tak akan pernah benar terjawab

Saat pintaku padaNYA
Agar sang ESA menjaga hati priaku
Untuk hanya adaku didalam sana
Untuk hanya rasaku yang dipikirnya
Untuk hanya kasihku yang diharapnya

Agar yakin ini benar adanya
Tetap ditempatnya
Pulih seperti sebelumnya
Lebih kuat karenanya

Jikapun tak terjaga lagi hati priaku
Hapuskanlah yakin ini,,, cinta ini,,, harap ini,,,
Hingga habis tak tersisa
Agar dapat kusiapkan
Membuka pintunya untuk cinta lain
Yang dapat menjaga hatinya untukku
Seumur hidupnya,,,


- NeTTa -

Senin, 28 Juli 2008

Engkaukah Jawaban

Saat kuterdiam kini,
sungguh ku bertanya
dengan cara apa ku memandangmu
10 tahun nanti?

Sebelum kuterlelap malam ini,
sungguhku berfikir
engkaukah yang mengucapkan
kalimat penyejuk hati
30 tahun nanti?

Kala kuterjaga esok,
sungguhku berharap
dirimukah yang menjadi penyemangatku
50 tahun nanti?

Adakah bayi-bayi kecil diantara kita
dihari depan kelak?
Terdengarkah gaduh pertengkaran
serta gelak tawa mereka?
Melihat mereka tumbuh dewasa
dan memberikan lebih banyak bayi-bayi kecil
sebagai penghibur dihari tua kita?

Manusia takkan habis bertanya
tentang pertanyaan
yang tak pernah bisa langsung terjawab
pertanyaan yang menguras kesabaran,
pengorbanan dan kesetiaan
untuk memetik jawabannya,,,

Semoga sang Khalik
memberiku cukup waktu
untuk temukan jawaban
dari semua tanyaku
Menganuegrahkanku
pilihan lain lebih baik, yang selalu ada
jika jawabnya tak seperti inginku

Namun,
tak henti jasad dan hati ini berdoa
agar priaku lebih baik
disetiap detik masa
hingga hanya kepada dirinyalah
semua jawab doaku bermuara



- NeTTa -

Kamis, 17 Juli 2008

Tangis & Air Mata

Saat hatiku gundah dan resah
Engkau menemaniku tanpa banyak kata

Saat aku bersedih dan bersedih hati
Engkau menemuiku tanpa enggan

Saat aku merasakan pedih & perih merobek-robek jantungku
Engkau menemuik tanpa ku pinta

Saat aku sakit dan terluka
Engkau menungguiku dengan tenang

Saat aku marah dan kecewa
Engkau mendatangiku tanpa pesan

Saat aku terenyuh dan kasihan
Engkau bersamaku dalam diam

Saat aku takut dan berbuat salah
Engkau menujuku cepat-cepat

Engkau ada disini menjagaku,
untuk tidak tenggelam dalam ketakutan
Bahkan saat aku terharu dan bahagia,
engkau pun tetap bersamaku
Engkau meleleh di pipiku hanyutkan sakit dan lukaku,
Engkau membasahi wajahku, larutkan marah dan kecewaku,

Tangis, engkau menjadi simbol atas segala ekspresiku.


E! (June 13, 2008)

Menutup Cerita Cinta Kita

Apa yang salah pada diriku?
Kau pergi meninggalkanku tanpa pesan,
Detik demi detik, Hari demi hari,
Minggu demi minggu, Bulan demi bulan,
Ku lalui dengan resah hati,
Menunggu kabar darimu

Tapi,
Tak ada satu pesan pun dari mu untuk ku,
Tak ada satu pun suratku kau balas,
Oh, lilin jiwaku
Jangan kau siksa aku tanpa ku tahu kabar mu,
Kau telah memikatku,
Kau telah merampas tidurku, akalku, juga tubuhku

Andai saja kau dapat mengirimiku sebuah tanda,
Andai sang angin dapat menyentuh bibirmu
dan membawa kecupanmu kepadaku,
Namun, apalah arti semua keinginanku itu sekarang ini,
Semua telah terlambat,
Kini yang ada di hadapanku,
Hanyalah sebuah papan nama bertuliskan namamu,
Bertaburan bunga-bunga yang indah di atas pembaringanmu,
Tulangmu yang putih, seputih kasihmu

Oh Angin, cepatlah pergi
Temuilah dia disana, belailah rambutnya
Dengan lembut dan berbisiklah di telinganya,
Katakan padanya, ’orang yang telah mengorbankan segalanya
untuk mu menyampaikan salam dari jauh, dan
menitipkan sehembus nafasku melalui angin
untuk memberitahu dia bahwa aku akan selalu merindukannya
hingga akhir menutup cerita cinta kita.’

E! (June 13, 2008)
@living room C3/5 TSPB, 4sum1 in KL

Kisah Kita

Aku berada disebuah pembaringan suatu malam,
Bertemu dengan seseorang yang sangat manis,
Kami saling memperkenalkan diri dan membicarakan
hal-hal yang tak biasa,
Sungguh tak pernah terlintas ini bisa terjadi

Bagaimana bisa kau begitu jauh tapi dekat,
Terkadang secara spontan, ku bayangkan kau ada disini,
Tapi mengapa sesuatu yang sangat berharga yang paling kita rindukan,
Senantiasa terasa begitu jauh,
tak pernah terlampau dekat?

Tuhan,
Terima kasih karena telah mengirimnya kepadaku,
Dan selalu berharap bertemu dengannya
adalah doa yang ku panjatkan,
Hanya dengan berharap semoga keinginanku menjadi nyata

Aku tak tahu apa yang harus dilakukan?
Semua yang ada dipikiranku hanyalah dirinya,
Sebelum aku pergi tidur,
Dan ketika aku terbangun
Itulah cara aku tahu bahwa perasaan ini benar

Ada kalanya aku takut terbuka kepadamu,
Bertanya-tanya, adakah ini benar adanya?
Sungguh menggelikan,
Bagaimana suatu malam kita adalah orang asing,
Dan pada malam-malam berikutnya,
Kau bisikkan di telingaku, ...’selamat malam’

E! (July 05, 2008)
On my bed after d rain J

Andai Aku

Ketika seluruh dunia tengah lelap tertidur,
Apakah kamu tahu?
Ku tanyakan kepada kurir-kurir kecil ini tentang kamu,
Kurir-kurir kecil itu menjawabku dengan kesenyapan,
Sungguh, aku tak tahu, tidak pula mengerti
Betapa beruntungnya mereka,
Bintang-bintang ini,
Ketika mereka melihatmu
Ku lewatkan sepanjang malam, memperhatikan mereka
Karena aku tahu,
Setidaknya sekali waktu,
Mereke menjadi pusat pandanganmu juga,
Andai aku, ... aku sebuah bintang kecil? (^^)

E! (July 03, 2008)
@Teras C3/5 TSPB

Rabu, 02 Juli 2008

Beranikan Dirimu Cinta (reply: takutku kehilangan cintaku)

Ku lantun kan lagu mu satu persatu
Kalimat demi kalimat, bait demi bait
Memang penuh makna
Yang mampu menyentuh sukma

Jika aku jadi kau,
Aku akan menangis tersedu-sedu
Aku tak akan dapat menahan sedihku
Aku akan meneteskan jutaan air mata

Tapi apa yang harus kau takuti
Apa yang harus kau tangisi
Kau tak akan pernah kesepian
Kau tak akan pernah sendiri
Beranikan dirimu cinta
Semuanya akan selalu sama
Teman mu akan selalu menceriakan mu
Akan selalu menemani dalam kesendirianmu

Apalah ia?
Ia hanya satu dari ratusan orang yang menyayangimu
Ia hanya satu dari puluhan orang yang mengertimu
Ia hanya satu dari semuanya
Dan Ia juga satu-satunya yang saat ini terus menerus menyakitimu

Untuk apa kau harus membelanya?
Untuk apa kau harus terus bersamanya
Ia terus melukai hatimu
Ia terus mencacimu
Dan Ia tak menghargaimu lagi

Maka berdoalah engkau pada-Nya
Mintalah kekuatan dan kepastian
Tapi tetap,
Tuhan akan memberikan jawaban
Dan kau yang harus menjalaninya

Resonansi Hidup

dua kata,

tiga makna,

bahkan lebih,

ambigu mungkin semua ini,
tapi coba telaah,

hidup tak pernah mulus,
semulus jalan yang lurus,

ada hikmah di balik semua,
jadi cerna dengan seksama,

semua ini cuma gambaran biasa,
cuma cerita biasa tak bisa dianggap,
berawal dari suatu kecil yg terjadi,

apa rasa ini mungkin kecil,
tak sungguh membekas,
hanya gelintir kecil yang tak pernah di anggap serius,

aku berharap bisa terjadi,
keinginan untuk mencapai cita di asa,
memang semua tak pernah tahu,

kuarungi samudra kucoba,
tak ada hasilnya,
hanya sumpah serapah termakan janji yang tak kunjung membuah,

itukah jumlah dari semua jerih payah?
tak ada dukungan?
tak ada gambaran?
tak ada kiasan?

semua tak dukungku,
semua mencaciku,
bagaimana hati semua diresapi,
mereka tak mau tahu,

aku yakin semua ini sudah jalan,
mengertilah,
yakin bahwa terbaik bagiku,
ada ditangan ku bukan mu,


Jeanette

Indonesia

di bawah jembatan gantung mereka duduk,
menanti kepingan logam dengan peluh becucuran...

kami belum makan, kata mereka sejak tadi pagi,
tak terasa mengering semua yang mengucur dari mata
tak dapat juga mreka apa yg di khendaki

padahal, diluar sana masih banyak beras berserakan tak dimakan,
seolah menjadi sampah yg tak ada gunany,

kenapa,?

mereka perlu mengais-ngais....?
sedangkan ada yang membuang dengan percuma.....

itulah INDONESIA


Jeanette

Selasa, 01 Juli 2008

Waktu

waktu ku sulam demi memutar aksara hati yg tak terberkas...
setiap peluk hangat debu terpercik mengiring sebuah hasrat.....
gerangan telah terberkas dengan buih laut seberang hutan jembatan negeri seribu sungai...?

apa jwabny, siapa jawabny, mengapa jawab nya, dimana jawabnya.....!
tak ada jawabnya,

sebab,

hanya hati yang tahu semua....


Jeanette

Senin, 30 Juni 2008

Takutku Kehilangan Cintaku

Ku dengar laguku di radio
Ku resapi tiap bait syairnya
Airmata luruh tak terbendung
Tangisi hatiku yang bimbang
Ketakutan kini menyelimutiku

Aku takut jika tak bersamanya lagi
Aku takut sepi
Aku takut sendiri di keramaian
Aku takut kehilangan keceriaanku

Tapi aku juga takut untuk tetap bersamanya
Aku takut dilukai
Aku takut dengar caciannya
Aku takut tak dihargai

Tuhan tolong yakinkan hatiku
Dimana aku harus berpijak
Ikhlaskan hatiku jika memang ia harus pergi
Lapangkan hatiku tuk trima semua kekurangannya, jika memang ia jodohku
Tunjukkan yang terbaik untukku
Kuatkan hatiku tuk terima segala ketetapan-Mu
Aku mohon Tuhan......


Ratih
rat...